Beberapa Library Untuk Visualisasi Data Di Laravel

Ada banyak sekali library yang bisa kamu gunakan untuk memvisualisasikan data di aplikasimu.

Di dunia frontend atau di dunia Javascript, sangat dikenal pustaka D3.js untuk membuat segala jenis visualisasi.

Tidak bisa dipungkiri D3.js merupakan salah satu pustaka yang komprehensif untuk urusan visualisasi data, mulai dari yang sederhana hingga sangat kompleks D3.js mampu melakukannya.

D3.js merupakan pustaka javascript sehingga ia tidak peduli dengan backend apa yang dipakai.

Tetapi tentu ada yang harus dikorbankan jika menggunakan D3.js, yaitu kenyamanan framework backend favoritmu. Selain itu D3.js juga rasanya sangat sangat overkill untuk membuat visualisasi data yang rata-rata diperlukan dalam sebuah aplikasi pada umumnya. Saya rasa D3.js dibutuhkan untuk aplikasi yang memang core nya adalah tentang visualisasi.

Berikutnya ada juga AnyChart, library ini juga tidak peduli backend apa yang digunakan, sayangnya pustaka / library ini tidak gratis alias berbayar.

Tentu masih ada banyak lagi pustaka visualisasi data yang tersedia di luar sana, baik yang open source atau berbayar.

Tetapi jika kamu menggunakan Laravel misalnya, tentu akan lebih baik mencari package visualisasi data yang memang sudah didesain untuk Laravel. Mirip seperti yajra/laravel-datatables yang didesain khusus untuk Laravel.

Ngomong-ngomong datatables, harga spesial masih ada untuk ebook https://literasikode.com/buku/laravel-datatables silahkan ambil jika belum.

Lanjut lagi soal visualisi data, enaknya menggunakan package yang sudah didesain untuk Laravel adalah kenyamanan sintaks laravel tetap kita dapatkan, apalagi jika kamu merasa skill javascriptmu masih belum matang.

Maka selanjutnya kita bahas beberapa package visualisasi data yang khusus didesain untuk Laravel, antara lain:

  1. Lavachart

Pustaka ini cukup matang, sudah banyak jenis grafik yang bisa digunakan, dokumentasi juga cukup mendalam. Sayangnya menurut saya pribadi hasil dari grafik yang dihasilkan masih agak kuno / usang. Desainnya kurang kekinian.

  1. Chartisan

Chartisan jika dilhat dari tampilan halaman dokumentasi mereka sebetulnya cukup bagus desainnya. Sayangnya ketika saya jelajahi dokumentasi mereka masih sangatlah kurang tentu ini akan menyulitkan kita sebagai developer.

Dan tampaknya Chartisan ini masih sangat di tahap awal pengembangan sehingga belum banyak yang bisa kita coba.

  1. Larapex Chart

Yang ketiga adalah Larapex Chart, sebetulnya package ini adalah mencoba melakukan porting ApexChart ke Laravel. ApexChart merupakan pustaka visualisasi yang bisa digunakan di backend apapun.

LarapexChart menyajikan dokumentasi yang sangat mudah dibaca dan dipahami, selain itu konfigurasi yang bisa kita ubah juga cukup jelas dan sederhana.

Dari sisi tampilan grafik yang dihasilkan pun cukup menarik, kekinian dan halus (soft).

Demikian cerita pada kesempatan kali ini ya, mudah-mudahan bermanfaat buat kamu jika ingin melakukan visualisasi data di aplikasi Laravelmu.

Silahkan kamu bisa memilih sendiri pustaka mana yang kira-kira cocok untukmu.

Di sharing berikutnya, mudah-mudahan saya bisa coba perlihatkan contoh kode untuk menggunakan LarapexChart. Sampai jumpa di cerita selanjutnya, stay tune!

.

{unsubscribe_text} | {webview_text}

Baca juga


Penulis artikel
Muhammad Azamuddin
Indiehacker & Fullstack Web Developer

Muhammad Azamuddin merupakan seorang Indie hacker dan profesional fullstack web developer dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Selain itu dia juga menulis ebook best-seller buku-laravel-vue.com dan ebook lainnya di literasikode.com.

Dia juga merupakan profesional fullstack developer untuk Toptal

IG: @mas.azamuddin
FB: fb.me/script.holic
Email: mas.azamuddin@gmail.com
Homepage: azamuddin.com