Pelajaran Di Kontrak Pertama

Pelajaran di kontrak pertama saya di Toptal.

Saya bersyukur telah melewati pekan kedua di kontrak pertama saya.

Pada pekan pertama saya merasa sangat tidak nyaman, mungkin karena ini adalah tempat baru, suasana baru, lingkungan baru ditambah lagi saya memang orang yang cenderung introvert dan secara alamiah kesulitan menghadapi hal baru.

Tetapi alhamdulillah Allah menunjukkan –kembali– cara untuk menghadapi sifat negatif tersebut.

Penyebab perasaan tidak nyaman

Sebelum itu saya perlu menginventarisasi terlebih dahulu apa yang menurut saya menjadi penyebab-penyebab saya merasa sangat tidak nyaman di pekan pertama yaitu:

  • Saya khawatir akan hasil dari pekerjaan saya di kontrak ini Bagaimana jika saya gagal di kontrak pertama? bukankah itu akan sangat tidak bagus untuk reputasi saya di Toptal
  • Topik pekerjaan ini memang cukup rumit, saya familiar dengan lighthouse tetapi saya tidak menyangka banyak hal yang sudah mereka lakukan tetapi belum berhasil.
  • Topik performa web ini selalu up to date, artinya meskipun setahun dua tahun lalu saya mengurusi hal ini, ilmu untuk hari ini bisa jadi sangat berbeda, banyak tambahan ilmu baru dan update aturan dari Google.
  • Saya terlalu terburu-buru menerima pekerjaan ini dikarenakan:
    • Jujur saja saya perlu uang segera
    • Saya tidak mempertimbangkan dengan matang detail dari projek ini
    • Terlalu optimis bahwa pekerjaan ini akan sangat mudah mengingat pengalaman saya sebelumnya
  • Klien ini adalah CEO yang memiliki latar belakang teknikal selama 20 tahun
  • Klien ini menganggap saya datang sebagai Expert yang bisa menyelesaikan masalah mereka, ini lebih menambah beban mental saya tersendiri

Apa yang membuat saya tidak hanya bertahan tapi akhirnya enjoy?

  • Pertama tentu karena pertolongan Allah Azza wa Jalla
  • CEO / klien ini orangnya sangat ramah, sopan, profesional dan sangat mengerti situasi yang sulit ini.
  • Allah memperkenalkan saya ke pola pemikiran yang bisa membuat saya lebih tenang, berani, percaya diri dan menghilangkan segala emosi negatif yang saya sebut sebelumnya.
  • Allah telah memberikan saya pengalaman untuk belajar secara cepat, ini juga mendukung sekali di pekan pertama

What you learn?

Saya semakin menyadari pentingnya komunikasi, skill saja tidak akan cukup membuat Anda hebat, skill komunikasi saja juga bisa menghancurkan reputasi anda jika tidak disertai skill yang mumpuni. Jadi kombinasi keduanya hard skill + communication skill is killer combo!

Pekan pertama saya hanya belajar, mempelajari hal terbaru tentang metriks performa web dan mempelajari codebase mereka. Namun karena tiap hari saya harus melaporkan progress, maka saya harus bisa menyampaikannya secara jelas dan efektif. Tidak harus selalu menggunakan presentasi, tetapi presentasi yang jelas dan bersih jelas sangat membantu!

What will you change for next?

  • I will be more carefull when accepting job, needs to asses from every aspects:
    • Their expectation of the success looks like
    • My experience
    • Their expectation of my working hours & meeting time
    • The team size & way of communication, for now I prefer to be in a small startup with little people than in Enterprise – infact I never become a fan of Enterprise –
  • Need to be transparent from the early interview, don’t be hurry because of money, I mean it’s painful to work underpressure because you’re uncertain of the outcome, painful for your physical & mental health
  • In other words, choose only job that you are 100% sure can produce best outcome with sanity.

Apa yang kamu syukuri sejauh ini dari kontrak pertama ini?

Maaf di poin sebelumnya saya pakai bahasa inggris, saya lupa serius kalau lagi ngeblog di bahasa Indonesia.

Oke jadi setelah melewati pekan kedua Alhamdulillah banyak hal yang saya dapatkan:

  • Saya lebih bisa mengontrol emosi dan fokus untuk deliver meskipun outcome nya masih sangat kabur
  • Saya jadi tahu harus ada perbaikan di proses interview selanjutnya
  • Saya jadi lebih paham cara berkomunikasi ketika dihadapkan pada posisi sulit seperti cerita saya di atas
  • Saya jadi bangun pagi secara cukup konsisten, karena harus rapat jam 5 pagi.
  • Saya lebih percaya diri menghadapi klien dengan latar belakang teknis puluhan tahun
  • Saya lebih percaya diri untuk bekerja langsung dengan CEO perusahaan di Amerika.
  • Tentu saja, saya mendapatkan bayaran yang alhamdulillah WOW untuk standard saya, ini adalah rate per jam terbesar saya sejauh ini.

Apa yang tidak enak dan alasan kenapa perbaikan harus dilakukan?

Tidak enak saya rapat jam 5 pagi tetapi masih mikir mau ngomong apa, tidur gak tenang, banyak kebangun, jadi kurang tidur siangnya susah fokus. Jadi perbaikan di point “What will you change for next?” sebaiknya segera dieksekusi di pencarian kontrak berikutnya.


Penulis artikel
Muhammad Azamuddin
Indiehacker & Fullstack Web Developer

Muhammad Azamuddin merupakan seorang Indie hacker dan profesional fullstack web developer dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Selain itu dia juga menulis ebook best-seller buku-laravel-vue.com dan ebook lainnya di literasikode.com.

Dia juga merupakan profesional fullstack developer untuk Toptal

IG: @mas.azamuddin
FB: fb.me/script.holic
Email: mas.azamuddin@gmail.com
Homepage: azamuddin.com